Connect with us

KONI Kota Bekasi

34 Tahun Eksis, PSTI di Bawah Ketum Baru Didorong Raih Kemajuan

Muscab PSTI memilih Yep Paizar sebagai ketua baru dan diharapkan memberi prestasi cemerlang jelang Porprov 2026 mendatang.

Sepak Takraw

34 Tahun Eksis, PSTI di Bawah Ketum Baru Didorong Raih Kemajuan

BEKASI–Agenda Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Bekasi resmi menunjuk Yep Paizar sebagai Ketua PSTI Kota Bekasi masa bakti 2024 – 2028 pada Rabu, (22/5).

Pasca terpilih, Yep Paizar mengemukakan cita-citanya untuk menjadikan Sepak Takraw Kota Bekasi simbol baru olahraga prestasi di Kota Bekasi. Ke depan, Yep juga meminta dukungan kepada seluruh stakeholder untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

“Mohon dukungan dari para pengurus PSTI terpilih dan support KONI Kota Bekasi untuk menyatukan semangat membina atlet-atlet sepak takraw Kota Bekasi agar ke depannya dapat mengharumkan nama Kota Bekasi, baik di kancah lokal, provinsi maupun internasional,” ujar Yep.

Sementara itu, Bujang, pemerhati olahraga yang aktif meneliti perkembangan olahraga Kota Bekasi, bercerita bahwa titik awal terbentuknya sepak takraw di Kota Bekasi dimulai tiga dekade lalu. Menurutnya, selama terbentuk PSTI dinilai belum dapat dikategorikan sebagai cabor unggulan Kota Bekasi.

“Kurang lebih selama 34 tahun eksis, PSTI hanya bisa menghasilkan medali perak dan perunggu, maka dari itu saya berharap di bawah kepemimpinan baru ada kemajuan yang dibawa dalam pembinaan dan pembibitan atlet agar Kota Bekasi juga bisa mencetak atlet asli asal Kota Bekasi,” ucap pria yang juga merupakan staf ahli bidang rencana strategis KONI Kota Bekasi ini.

Senada dengan Bujang, Wakil Ketua III KONI Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi meminta kepada cabor untuk serius membina para atletnya. Menurutnya, keseriusan pengurus organisasi untuk membina atlet akan berbanding lurus dengan prestasi yang akan didapat nantinya.

“Tidak lama lagi Porprov Jawa Barat 2026 akan segera digelar, maka KONI berpesan kepada cabor untuk melakukan penguatan organisasi, KONI juga konsisten untuk menghargai keputusan-keputusan cabor untuk melakukan regenerasi yang bersinggungan langsung, baik dengan pengurus ataupun atlet agar cabor ini mendapatkan medali emas nantinya pada event tersebut,” kata Ucu.

Di tempat sama, Didi Furqon, yang hadir mewakili Pengprov PSTI Jawa Barat untuk menyaksikan dan membuka gelaran Muscablub berbicara tentang penyiapan sumber daya yang harus dimiliki oleh PSTI Kota Bekasi

“Banyak tantangan yang harus dihadapi PSTI Kota Bekasi di depan, khususnya Porprov Jabar 2026, harus sesegera mungkin menyiapkan apa-apa yang menjadi kebutuhan prestasi, baik atlet, pelatih, organisasi dan sumber daya lainnya yang dianggap dapat dimanfaatkan untuk keberlangsungan prestasi Sepak Takraw di Kota Bekasi. Semoga dengan terpilihnya ketua baru akan memupuk semangat baru untuk PSTI ke depannya,” ucap Didi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Organisasi PSTI Jawa Barat.

Situs ini merupakan situs resmi KONI Kota Bekasi. Ikuti terus informasi dari kami untuk mengetahui perkembangan terkini dunia olahraga di Kota Bekasi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Sepak Takraw

To Top