Connect with us

KONI Kota Bekasi

PBI Jabar Puji Kontribusi Kota Bekasi di BK Cabor Boling 2025

Ketua Umum Persatuan Boling Indonesia (PBI) Jawa Barat, Iwien Whintoro (kanan) dan Technical Delegate Boling Porprov XV Jabar, H. Darmadji (kiri)
Ketua Umum Persatuan Boling Indonesia (PBI) Jawa Barat, Iwien Whintoro (kanan) dan Technical Delegate Boling Porprov XV Jabar, H. Darmadji (kiri)

Boling

PBI Jabar Puji Kontribusi Kota Bekasi di BK Cabor Boling 2025

BANDUNG – PBI Kota Bekasi turut berpartisipasi dalam Babak Kualifikasi (BK) Boling menuju Porprov Jawa Barat 2025 di Siliwangi Bowling Center, Bandung, 15–19 November 2025.

Meski berstatus wildcard dan tidak diwajibkan tampil, Kota Bekasi memilih untuk ikut serta guna menjaga kelancaran pelaksanaan kompetisi sekaligus mengisi kekosongan slot peserta.

BK Boling Porprov Jawa Barat sendiri akhirnya diikuti oleh sembilan daerah: Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Subang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, dan Kabupaten Bandung.

Ketua Panitia Pelaksana, Ali Akbar, menjelaskan bahwa kehadiran Kota Bekasi pada ajang kali ini lebih difokuskan pada pematangan persiapan tim menjelang Porprov Jawa Barat 2026.

“Sebetulnya kami wildcard dan tidak wajib ikut BK. Namun Kota Bekasi memilih tetap berpartisipasi untuk mengisi kekosongan slot setelah Kota Cirebon absen,” ujar Ali Akbar, Rabu (19/11/2025).

Ali menambahkan bahwa pihaknya tidak memasang target medali. BK 2025 dimanfaatkan PBI Kota Bekasi sebagai momentum untuk mengasah kemampuan atlet, menambah jam terbang, dan membaca karakter lane sebelum menghadapi Porprov.

“Ini ajang pemanasan dan kesempatan untuk membaca kondisi line boling. Fokus kami adalah persiapan jangka panjang,” kata dia.

Sikap ini mendapat apresiasi dari Ketua PBI Jawa Barat, Iwien Whintoro, yang menyebut keputusan Kota Bekasi sebagai kontribusi nyata bagi perkembangan boling di Jawa Barat.

“Kehadiran Kota Bekasi memperkaya persaingan sekaligus menjaga kualitas kompetisi. Kami menilai langkah ini sangat positif untuk perkembangan boling Jawa Barat menjelang Porprov 2026,” ujar Iwien.

Iwien menegaskan bahwa pembinaan atlet membutuhkan kontinuitas. Partisipasi Kota Bekasi, meski tanpa target medali, merupakan contoh ideal tentang bagaimana daerah dapat turut menjaga ekosistem kompetisi tetap sehat dan kompetitif.

“Partisipasi seperti ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak hanya soal mengejar medali, tapi juga mengenai kesiapan jangka panjang dan konsistensi mengikuti kompetisi,” katanya.

Situs ini merupakan situs resmi KONI Kota Bekasi. Ikuti terus informasi dari kami untuk mengetahui perkembangan terkini dunia olahraga di Kota Bekasi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Boling

To Top