Info KONI
KONI Kota Bekasi Matangkan Kontingen Porprov 2026 Lewat Entry Kualifikasi
BEKASI —KONI Kota Bekasi mulai menggelar agenda desk verifikasi entry by number (pendaftaran nomor pertandingan) secara maraton bagi seluruh Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungannya.
Agenda krusial yang menentukan kuantitas keterlibatan kontingen ini dilaksanakan selama enam hari penuh, terhitung sejak Rabu, 24 Juni 2026, hingga Senin, 29 Juni 2026 mendatang di Kantor KONI Kota Bekasi.
Kepala Bidang (Kabid) Humas KONI Kota Bekasi, Lian Amigo, menjelaskan bahwa ada 67 cabor bentukan Kota Bekasi yang wajib melewati proses skrining ketat ini demi mematangkan komposisi kontingen menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat yang akan dihentak pada November 2026.
“Kegiatan entry by number ini menjadi salah satu tahapan paling krusial bagi tim internal. Ini bukan sekadar urusan administrasi di atas kertas, melainkan fondasi utama kami untuk menyelaraskan, mengunci, dan memvalidasi seluruh data klasifikasi nomor pertandingan yang akan diajukan ke tingkat pengurus Porprov Jawa Barat 2026,” buka Lian Amigo, Kamis (25/6/2026).
Lian Amigo memaparkan, secara makro regional, panitia pusat Porprov Jabar menyediakan slot fantastis sebanyak 1.156 nomor pertandingan yang tersebar di dalam 95 sub-cabor.
Kendati peluang memboyong medali terbuka lebar, Lian menegaskan bahwa Kota Bekasi memilih realistis dan ogah asal-asalan dalam mendaftarkan nomor pertandingan.
KONI Kota Bekasi dipastikan akan menerapkan sistem kurasi yang ketat. Kuota atlet tidak akan dihambur-hamburkan pada nomor pertandingan yang dinilai minim potensi prestasi.
“Merujuk pada peta persaingan di Jawa Barat, memang total ada 1.156 nomor yang dipertandingkan dari 95 sub-cabor. Namun perlu kami garis bawahi, Kota Bekasi tidak akan menerjunkan atlet di seluruh nomor tersebut secara membabi buta. Kami harus rasional dan selektif,” lanjut Lian Amigo.
“Karena itulah, melalui agenda desk fisik minggu ini, kami membedah satu per satu kesiapan internal tiap pengurus cabor. Kita hitung betul kalkulasi peluangnya. Jangan sampai kita mengirimkan nomor yang hanya pelengkap tanpa ada target medali yang jelas. Hasil final dari pemetaan berkas entry by number inilah yang nantinya langsung kami segel untuk diserahkan ke KONI Jawa Barat,” tambahnya.
Langkah super hati-hati yang diambil oleh KONI Kota Bekasi bukan tanpa alasan mendasar. Pada edisi Porprov Jabar 2026 ini, Kota Bekasi ditunjuk memikul mandat berat sebagai tuan rumah utama penyelenggaraan. Status ini otomatis melahirkan beban ganda, yakni sukses dalam hal penyelenggaraan infrastruktur sekaligus sukses dalam hal raihan prestasi juara umum.
Total atlet luar daerah yang akan menyerbu dan berlaga di wilayah Kota Bekasi diestimasi mencapai angka 7.803 orang.
Angka mobilitas massa olahraga ini tercatat jauh lebih gemuk dan kontras jika disandingkan dengan dua kota satelit mitra yang ikut menjadi tuan rumah pendamping, yakni Kota Bogor yang hanya menampung 5.962 atlet, serta Kota Depok dengan kuota 3.114 atlet.
